Sangat berat melepas sesuatu yang amat di cinta. Tapi siapapun sebenarnya tak pernah punya hak kepemilikan atas apapun di mayapada ini. Semuanya diserahkan kepada manusia untuk dikelola.

Ayub berkata, “Aku datang ke dunia dengan telanjang, maka aku akan pulang (kepada Bapa) dengan telanjang pula.” Benar…

Sekarang, saatnya belajar untuk melekatkan diri bukan pada hal-hal yang dicinta di dunia, yang dalam sekejap dapat sirna. Lalu pada siapa…? Pada Dia saja, sangat cukup.

Hai embun pagi, perasaanku padamu tak pernah berubah…kita hanya perlu belajar, bertaut pada Pokok Anggur yang Benar…