Sahabat, kehidupan ini tak akan mampu merangkum energi kita
Semua akan usai bersama nafas terakhir
Sahabat, kenanglah matahariku saat aku pergi nanti
Matahari yang telah menyalakan kegelapanku
Rawatlah nisanku kalau aku pudar nanti
Janganlah takut karena arwahku telah abadi
Aku persembahkan puitis ini untuk kalian
Jiwa-jiwa yang merawati aku
Matahari kalian lebih indah dan hangat
Selama musim mudaku, musim semi yang agung

14 Maret 2001