Benar, kawan…
Kita pernah bersama dan itulah yang kita kenang
Kita pernah jauh dan kita tahu betapa kita haus bersama
Kinipun aku mengingatmu, kawan
Sebagai wajah bening yang memancar
Saat perjumpaan nanti senyumlah kembali
Nyalakan lagi lentera kita
Aku mengenangmu, kawan
Aku mengingatmu duhai pujaan
Kalau Tuhan izinkan
Aku akan rangkum hati kupersembahkan untukmu
Puisi-puisiku, puisi-puisi masa mudaku

8 Juni 2001