Sampai dimanakah kini engkau melaju, masihkan engkau mengenangkan aku dalam relungmu, sinar purnama menaungi dan menyatukan kita dalam setiap usapan lembut cahayanya yang pudar di muka bumi, awan malam mengawalmu dalam iringan angin, dan setiap hentakan energi yang berdetak menghapus kesenjangan, engkau pergi tak akan lama: aku tahu; namun setiap detik penantian terasa beku hingga engkau datang—nanti

15 Juni 2003