Terima kasih kepada malam yang panjang, yang telah merangkum seluruh perhiasan malam ke dalam ruang mimpi, terima kasih pada fajar yang memecah kebekuan, sinarmu mengusik mata redup, menyingkap selimut, sinarmu menembus tirai jendela, mengindahkan segala kenangan yang usai diimpikan.

Lelaki muda terjaga pagi ini, menggambarkan keagungan sang pujaan, melalui lembar-lembar siluet matahari.

Embun menetes dengan sepantasnya di ujung dedaunan, kuncup-kuncup kembang mekar dan mewarna mewangi, lelaki muda tersenyum pagi ini, menghirup wangi sang pujaan, semoga sang pujaan tegak menantang hari

30 Agustus 2002