Kisahmu sudah aku abadikan dalam gugusan nadiku, namamu telah terpatri menjadi untaian bait, dan aku berjuang menjadi pria yang mau memahami, saat waktu serasa pudar dan kelam menghampiri bumi, maupun saat sukacita tersungging di sudut hati.

Lagu ini buat kamu, semoga menjadi simponi yang menemani malam panjangmu

20 Agustus 2002