Memandang lampu kota di kejauhan. Kerlipnya. Pikuknya. Suasananya.

Dan di sini, senyap. Senyap hati. Yang ada cuma keramaian anak-anak bermain. Berseragam pramuka. Inikah yang kucari. Ataukah dirimu yang kucari. Dalam semilir angin. Dalam angkasa mendung. Dalam lesatan laju pesawat di langit utara.

Dan DIA mendapatiku dalam pencarian ini. Memandang Salib Suci. Pada perbukitan yang landai, senyap ini menemukan jawaban.

Mengiringimu selagi kau muda. Selagi aku bisa. Menjadi batu pijakan demi lompatanmu jadi lebih tinggi.