Engkau
adalah tiang penyangga bagi rapuhku dan
Engkau
adalah pintu terbuka untuk setiap ketuk pencarianku dan
Engkau
selayaknya atap yang menaungi kemarau-gerimisku dan
Engkau
ialah jendela yang menyegarkan pengapku
yang mengantarkan kicau pada dengarku dan
Engkau
serupa dinding tegar untuk sandarku dan
Engkau
senantiasa jadi rumah untuk
pulangku