Ketika di ruangmu tak ada lagi angin yang bertiup
senyummu tetap mengantarkan sepoi yang aku tunggu
Saat langitmu tak lagi ada celah bagi matahari menyambangi bumi
tawamu tetap mencerahkan
warna-warna pepohonan yang hijau;
warna-warna laut yang biru;
warna-warna buih ombak yang putih;

senyum dan tawamu yang sebenarnya
aku rindukan