Terbayang kelelahan ketika menapaki perjalanan mendaki
Peluh terus meratap dalam terik siang
namun
Wajahmu cantik sangat
Disapu angin dan dilingkup biru langit
Batuan tua candi menegakkan juang kalbu
Ini jalan kita menggapai harapan;
harap Tuhan mengizinkan
Ini batuan tua yang jadi pijakan bagi lompatan kita makin tinggi

Di matamu kulihat pantulan bening langit lazuardi
Senyummu adalah rindang pohon yang memberi
teduh dan sejuk sepoi
dan biar aku nanti nyanyi di hati