aku ingin menikmati senja bersamamu
senja yang senantiasa menyalakan harapan
dalam setiap cangkir teh yang engkau seduh dengan tulus
dalam setiap senyum yang rekahnya engkau petik dari pijar kejora
dalam maha sunyi yang disaput jingga

aku mau senantiasa menikmati senja bersamamu
sambil duduk di balai bambu
di bawah pepohonan akasia yang tumbuh di pelataran
aku suka daun-daunnya yang hijau yang melengkung
seperti bibir saat engkau tersenyum
aku suka bunga-bunganya yang kuning dan selalu pantas
jadi hiasan pada gerai rambutmu

aku mau terus menikmati senja bersamamu
menikmati waktu tanpa kata
melengkapkan seduhan teh, naungan pohon akasia, dan senyummu
menjadi warna, rasa, dan cinta yang utuh dalam hadirmu

4 mei 2008