:arlina

menyanyilah, Lin
bagi kupu-kupu
yang baru saja tersapih dari kepompong
memegarkan sayap indah rupa
yang masyur hingga ke negeri-negeri yang jauh
dan negeri kita
yang sebentar lagi musim bunga

aku masih ingat
engkau selalu bersemangat menanti
bunga mekar memecah kelopak
kedua matamu yang binar bening dengan
lingkaran cokelat di tengahnya bergerak
mengikuti riang tangkai yang diayun
angin
lalu engkau riang pula
ketika kupu-kupu terbang mencandai suasana
sayapnya bergerak turun-naik
dan engkau menirukannya:
berdiri
mengambil langkah-langkah kecil sambil
berjinjit, dan tanganmu
bergerak
berjingkrak

jangan berhenti menyanyi, Lin
kali ini bagi kupu-kupu dan bunga
sebab dengan begitu
aku bisa selalu melihat
tarianmu
riangmu