Jogja pagi ini tampak tak biasa; bagiku. Pagi-pagi aku sengaja mampir di kios koran langgananku. Mau beli Kedaulatan Rakyat (KR). Aku ingat ada teman yang titip beli karena ia mau melihat iklan lowongan. Tapi, ternyata KR terlambat datang. KR belum ada di kios. Alhasil, belum bisa lihat berita aktual. Belum bisa lihat iklan lowongan.

Benar. Jogja pagi ini tampak beda. Yang kumaksud adalah kawasan Universitas Gadjah Mada dan sekitarnya. Ranting-ranting pohon berserak di jalan; hampir di semua sudut kota. Petugas kebersihan tampak sibuk; lebih sibuk dari biasanya. Kendaraan milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) berkeliaran memperbaiki instalasi listrik sepanjang Jalan Kaliurang (JaKal). Mobil milik Telkom juga tampak di beberapa tempat.

Yang sama adalah: pagi ini mendung. Yang bikin beda adalah: kemarin hujan deras mengguyur Jogja. Dan, angin puting beliung menghantam kawasan seputar kampus UGM. Mungkin engkau telah membacanya di surat kabar (tentunya bukan KR, karena KR terlambat datang), atau mendengar dari radio, atau menyaksikan beritanya di televisi. Tapi jangan lupa berdoa buat mereka, ya!

Semoga mereka yang terlanda bencana tetap sabar dan tawakal.
Semoga cuaca minggu-minggu ke depan lebih bersahabat.