butaku bisa melihatmu; samar-samar.
meniadakan daun yang gugur di pelataran sepi
ketika bulan separo menciptakan
bayangan kanak-kanak bermain kemalaman

melupakan adalah menuliskan namamu di
pasir
di tepi ombak
dan menunggu pagi.
dan ketika waktu adalah menunggu tabib
bersama ramuan yang mengantarkan impian
kepada seberang maya

apalah artinya mata jika ia
menggiringmu menuruni maut.
Maka, butaku bisa memandangmu
menjabat tanganmu yang beku
dan aku tahu,
sekeliling ini adalah peradaban
yang tak pernah berhenti dimanipulasi

seperti aksara di pasir pantai
yang tak abadi